Selasa, 26 Maret 2013

BAB 2

BAB II
TINJAUAN PUSTAKA

Dalam bab ini akan dijelaskan tentang beberapa penelitian tentang system informasi, sistem informasi perparkiran, software grand angkasa secure parking.

 2.1      Sistem Informasi
Sistem informasi adalah sekumpulan prosedur organisasi yang pada saat dilaksanakan akan memberikan informasi bagi pengambilan keputusan atau untuk pengendalian organisasi. (Onong Uchjana Effendy, 1999, 76)
Sistem informasi juga dapat diartikan sebagai suatu sistem di dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian, mendukung operasi, bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan. (Jogiyanto Hartono, 2001, 11)
Sistem informasi adalah suatu kerangka kerja dengan mana sumber daya (manusia, komputer) dikoordinasikan untuk mengubah masukan (data) menjadi keluaran (informasi), guna mencapai sasaran-sasaran perusahaan (Joseph W. Wilkinson, 2003, 4)
Berdasarkan atas definisinya maka sistem informasi itu merupakan: (Joseph W. Wilkinson, 2003, 5)
a.               Suatu sistem yang dibuat oleh manusia yang terdiri dari komponen-komponen dalam organisasi untuk mencapai suatu tujuan yaitu menyajikan informasi.
b.      Sekumpulan prosedur organisasi yang pada saat dilaksanakan akan memberikan informasi bagi pengambil keputusan dan/atau untuk mengendalikan organisasi.
c.       Suatu sistem didalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi, mendukung operasi, bersifat manajerial, dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan.
Subsistem dalam sistem informasi dapat terdiri dari subsistem akuntansi, subsistem pembelian, subsistem pemasaran, subsistem produksi, subsistem personalia, dan sebagainya. Masing-masing subsistem tersebut dapat terdiri dari subsistem yang lebih kecil. Pembagian subsistem tersebut bergantung pada masing-masing perusahaan.
Sistem informasi terdiri dari komponen-komponen yang disebut dengan istilah blok bangunan (building block) yaitu :
1.      Blok Masukan (Input Block)
Input mewakili data yang masuk ke dalam sistem informasi. Input disini termasuk metode-metode dan media untuk menangkap data yang akan dimasukkan, yang dapat berupa dokumen-dokumen dasar.
2.      Blok Model (Model Block) Blok ini terdiri dari kombinasi prosedur, logika dan model matematik yang akan memanipulasi data input dan data yang tersimpan di basis data dengan cara yang sudah tertentu untuk menghasilkan keluaran yang diinginkan.
3.      Blok Keluaran (Output Block)
Produk dari sistem informasi adalah keluaran yang merupakan informasi yang berkualitas dan dokumentasi yang berguna untuk semua tingkatan manajemen serta semua pemakai sistem.
4.      Blok Teknologi (Technology Block)
Teknologi merupakan kotak alat dalam sistem informasi. Teknologi digunakan untuk menerima input, menjalankan model, menyimpan dan mengakses data, menghasilkan dan mengirimkan keluaran dan membantu pengendalian dari sistem secara keseluruhan. Teknologi terdiri dari 3 bagian utama yaitu teknisi (humanware atau brainware), perangkat lunak (software) dan perangkat keras (hardware).
5.      Blok Basis Data (Database Block)
Basis data merupakan kumpulan dari data yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya, tersimpan di perangkat keras komputer dan digunakan perangkat lunak untuk memanipulasinya. Data perlu disimpan di dalam basis data untuk keperluan penyediaan informasi lebih lanjut.
6.      Blok Kendali (Controls Block)
Banyak hal yang dapat merusak sistem informasi, seperti bencana alam, api, temperatur, air, debu, kecurangan-kecurangan, kegagalan dari sistem itu sendiri, kesalahan, ketidakefisienan, sabotase dan lain sebagainya. (Jogiyanto Hartono, 2001, 12).

 2.2      Sistem Informasi Perparkiran
Dalam sebuah pusat pelayanan masalah perparkiran merupakan salah satu masalah utama yang harus dikelola dengan baik demi kelancaran arus transportasi di lingkungan sekitar pusat pelayanan tersebut. Pengelolaan perparkiran tersebut sangat mempengaruhi efektivitas dan efisiensi dari manajemen perusahaan tersebut. Sistem infomasi yang bertugas untuk mengelola perparkiran yang bersangkutan sering disebut dengan sistem informasi perparkiran. Peranan teknologi informasi sangat diperlukan seiring dengan perkembangan zaman.
Demi perkembangan perusahaan yang dikelolanya, perusahaan pengelola harus mampu mengelola perparkirannya dengan baik. Jika tidak, maka akan terjadi kemacetan di lingkungan sekitar perusahaan, serta akan menimbulkan kesemrawutan pada areal perparkiran, yang akan menyebabkan perusahaan tersebut kurang diminati pengunjung.
Pengelolaan perparkiran secara manual akan menghadapi kendala ketidakefisienan waktu dalam melakukan proses analisis terhadap data kendaraan dan lembaran kertas pencatatan data dapat hilang, kotor ataupun terbakar. Selain itu, manajer perusahaan tidak dapat mengetahui data-data di lapangan secara langsung sehingga tidak dapat keputusan secara cepat dan tepat.
Beberapa prosedur umum yang terdapat dalam sistem informasi perparkiran yaitu :


a.       Pencatatan data kendaraan.
Kendaraan yang masuk ke areal perparkiran harus dicatat datanya untuk memudahkan proses pengecekan apabila terjadi masalah. Data yang dicatat antara lain nomor BK, merek kendaraan, warna kendaraan, dan sebagainya.
b.      Pencatatan waktu.
Pada waktu kendaraan masuk dan keluar dari areal perparkiran, harus dilakukan pencatatan waktunya. Hal ini bertujuan untuk menghitung total biaya parkir yang akan dibebankan kepada pengendaranya.
c.       Penentuan biaya parkir.
Untuk mengontrol jumlah arus kendaraan yang masuk dan keluar dari areal perparkiran gedung, biasanya pihak pengelola akan membebankan biaya parkir yang lebih tinggi bagi kendaraan yang masuk pada jam-jam sibuk. Selain itu, lama parkir juga akan diperhitungkan pada jam-jam sibuk untuk menghindari kendaraan parkir terlalu lama di areal perparkiran yang menyebabkan areal parkir penuh.
d.      Perhitungan total biaya parkir.
Total biaya yang dibebankan kepada pengendara akan dihitung sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang telah ditetapkan oleh manajemen perusahaan.

 2.3      Software Grand Angkasa Secure Parking
Software grand angkasa secure parking merupakan paket software aplikasi yang dikembangkan untuk membantu pencatatan parkir kendaraan pada hotel Grand Angkasa International Hotel yang berbasis terkomputerisasi dengan database. Software dirancang sangat dinamis, mengikuti aturan umum pada sistem informasi terkini. Keunggulan dari software aplikasi ini meliputi :
·      Mudah Digunakan
·      Distribusi Akses User
·      Laporan Lengkap
·      Database Ms. Access














Gambar 2.1 Tampilan Utama

Arsitektur dari sistem aplikasi tersebut meliputi :
1.    Administrator mempunyai hak akses untuk menjalankan halaman admin, tambah dan edit data operator serta mencetak laporan.
2.    Operator mempunyai wewenang untuk input data masuk dan keluar kendaraan.
3.    Menu input parkir masuk mempunyai beberapa textfield untuk input data dan button simpan, edit dan hapus yang berguna untuk mencatat identitas kendaraan yang masuk.
4.    Menu input parkir keluar mempunyai fungsi mencatat kendaraan yang meninggalkan serta menyimpannya kedalam database.
5.    Form insert operator yang berisi tentang tambah operator dan mengatur hak akses sebagai operator masuk dan keluar.
6.    Laporan parkir masuk untuk mencetak laporan kendaraan yang parkir.
7.    Laporan parkir keluar mencetak laporan pada kendaraan yang meninggalkan.
8.    Laporan parkir per tanggal, bulanan dan cetak bon parkir.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar