Selasa, 26 Maret 2013

BAB 2

BAB II
TINJAUAN PUSTAKA

Dalam bab ini akan dijelaskan tentang beberapa penelitian tentang system informasi, sistem informasi perparkiran, software grand angkasa secure parking.

 2.1      Sistem Informasi
Sistem informasi adalah sekumpulan prosedur organisasi yang pada saat dilaksanakan akan memberikan informasi bagi pengambilan keputusan atau untuk pengendalian organisasi. (Onong Uchjana Effendy, 1999, 76)
Sistem informasi juga dapat diartikan sebagai suatu sistem di dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian, mendukung operasi, bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan. (Jogiyanto Hartono, 2001, 11)
Sistem informasi adalah suatu kerangka kerja dengan mana sumber daya (manusia, komputer) dikoordinasikan untuk mengubah masukan (data) menjadi keluaran (informasi), guna mencapai sasaran-sasaran perusahaan (Joseph W. Wilkinson, 2003, 4)
Berdasarkan atas definisinya maka sistem informasi itu merupakan: (Joseph W. Wilkinson, 2003, 5)
a.               Suatu sistem yang dibuat oleh manusia yang terdiri dari komponen-komponen dalam organisasi untuk mencapai suatu tujuan yaitu menyajikan informasi.
b.      Sekumpulan prosedur organisasi yang pada saat dilaksanakan akan memberikan informasi bagi pengambil keputusan dan/atau untuk mengendalikan organisasi.
c.       Suatu sistem didalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi, mendukung operasi, bersifat manajerial, dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan.
Subsistem dalam sistem informasi dapat terdiri dari subsistem akuntansi, subsistem pembelian, subsistem pemasaran, subsistem produksi, subsistem personalia, dan sebagainya. Masing-masing subsistem tersebut dapat terdiri dari subsistem yang lebih kecil. Pembagian subsistem tersebut bergantung pada masing-masing perusahaan.
Sistem informasi terdiri dari komponen-komponen yang disebut dengan istilah blok bangunan (building block) yaitu :
1.      Blok Masukan (Input Block)
Input mewakili data yang masuk ke dalam sistem informasi. Input disini termasuk metode-metode dan media untuk menangkap data yang akan dimasukkan, yang dapat berupa dokumen-dokumen dasar.
2.      Blok Model (Model Block) Blok ini terdiri dari kombinasi prosedur, logika dan model matematik yang akan memanipulasi data input dan data yang tersimpan di basis data dengan cara yang sudah tertentu untuk menghasilkan keluaran yang diinginkan.
3.      Blok Keluaran (Output Block)
Produk dari sistem informasi adalah keluaran yang merupakan informasi yang berkualitas dan dokumentasi yang berguna untuk semua tingkatan manajemen serta semua pemakai sistem.
4.      Blok Teknologi (Technology Block)
Teknologi merupakan kotak alat dalam sistem informasi. Teknologi digunakan untuk menerima input, menjalankan model, menyimpan dan mengakses data, menghasilkan dan mengirimkan keluaran dan membantu pengendalian dari sistem secara keseluruhan. Teknologi terdiri dari 3 bagian utama yaitu teknisi (humanware atau brainware), perangkat lunak (software) dan perangkat keras (hardware).
5.      Blok Basis Data (Database Block)
Basis data merupakan kumpulan dari data yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya, tersimpan di perangkat keras komputer dan digunakan perangkat lunak untuk memanipulasinya. Data perlu disimpan di dalam basis data untuk keperluan penyediaan informasi lebih lanjut.
6.      Blok Kendali (Controls Block)
Banyak hal yang dapat merusak sistem informasi, seperti bencana alam, api, temperatur, air, debu, kecurangan-kecurangan, kegagalan dari sistem itu sendiri, kesalahan, ketidakefisienan, sabotase dan lain sebagainya. (Jogiyanto Hartono, 2001, 12).

 2.2      Sistem Informasi Perparkiran
Dalam sebuah pusat pelayanan masalah perparkiran merupakan salah satu masalah utama yang harus dikelola dengan baik demi kelancaran arus transportasi di lingkungan sekitar pusat pelayanan tersebut. Pengelolaan perparkiran tersebut sangat mempengaruhi efektivitas dan efisiensi dari manajemen perusahaan tersebut. Sistem infomasi yang bertugas untuk mengelola perparkiran yang bersangkutan sering disebut dengan sistem informasi perparkiran. Peranan teknologi informasi sangat diperlukan seiring dengan perkembangan zaman.
Demi perkembangan perusahaan yang dikelolanya, perusahaan pengelola harus mampu mengelola perparkirannya dengan baik. Jika tidak, maka akan terjadi kemacetan di lingkungan sekitar perusahaan, serta akan menimbulkan kesemrawutan pada areal perparkiran, yang akan menyebabkan perusahaan tersebut kurang diminati pengunjung.
Pengelolaan perparkiran secara manual akan menghadapi kendala ketidakefisienan waktu dalam melakukan proses analisis terhadap data kendaraan dan lembaran kertas pencatatan data dapat hilang, kotor ataupun terbakar. Selain itu, manajer perusahaan tidak dapat mengetahui data-data di lapangan secara langsung sehingga tidak dapat keputusan secara cepat dan tepat.
Beberapa prosedur umum yang terdapat dalam sistem informasi perparkiran yaitu :


a.       Pencatatan data kendaraan.
Kendaraan yang masuk ke areal perparkiran harus dicatat datanya untuk memudahkan proses pengecekan apabila terjadi masalah. Data yang dicatat antara lain nomor BK, merek kendaraan, warna kendaraan, dan sebagainya.
b.      Pencatatan waktu.
Pada waktu kendaraan masuk dan keluar dari areal perparkiran, harus dilakukan pencatatan waktunya. Hal ini bertujuan untuk menghitung total biaya parkir yang akan dibebankan kepada pengendaranya.
c.       Penentuan biaya parkir.
Untuk mengontrol jumlah arus kendaraan yang masuk dan keluar dari areal perparkiran gedung, biasanya pihak pengelola akan membebankan biaya parkir yang lebih tinggi bagi kendaraan yang masuk pada jam-jam sibuk. Selain itu, lama parkir juga akan diperhitungkan pada jam-jam sibuk untuk menghindari kendaraan parkir terlalu lama di areal perparkiran yang menyebabkan areal parkir penuh.
d.      Perhitungan total biaya parkir.
Total biaya yang dibebankan kepada pengendara akan dihitung sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang telah ditetapkan oleh manajemen perusahaan.

 2.3      Software Grand Angkasa Secure Parking
Software grand angkasa secure parking merupakan paket software aplikasi yang dikembangkan untuk membantu pencatatan parkir kendaraan pada hotel Grand Angkasa International Hotel yang berbasis terkomputerisasi dengan database. Software dirancang sangat dinamis, mengikuti aturan umum pada sistem informasi terkini. Keunggulan dari software aplikasi ini meliputi :
·      Mudah Digunakan
·      Distribusi Akses User
·      Laporan Lengkap
·      Database Ms. Access














Gambar 2.1 Tampilan Utama

Arsitektur dari sistem aplikasi tersebut meliputi :
1.    Administrator mempunyai hak akses untuk menjalankan halaman admin, tambah dan edit data operator serta mencetak laporan.
2.    Operator mempunyai wewenang untuk input data masuk dan keluar kendaraan.
3.    Menu input parkir masuk mempunyai beberapa textfield untuk input data dan button simpan, edit dan hapus yang berguna untuk mencatat identitas kendaraan yang masuk.
4.    Menu input parkir keluar mempunyai fungsi mencatat kendaraan yang meninggalkan serta menyimpannya kedalam database.
5.    Form insert operator yang berisi tentang tambah operator dan mengatur hak akses sebagai operator masuk dan keluar.
6.    Laporan parkir masuk untuk mencetak laporan kendaraan yang parkir.
7.    Laporan parkir keluar mencetak laporan pada kendaraan yang meninggalkan.
8.    Laporan parkir per tanggal, bulanan dan cetak bon parkir.


Contoh Proposal Bab 3


BAB III
ANALISA DAN DESAIN SISTEM

Dalam bab ini akan dijelaskan tentang analisa dan desain sistem yang meliputi blok diagram, input output software dan fitur-fitur utama software.

3.1        Blok Diagram
A.      Perancangan Data Konteks
Sistem informasi perparkiran ini memiliki 3 entitas yaitu operator, pengemudi, dan pengelola. Operator bertugas untuk memasukkan pendataan yang meliputi nomor plat kendaraan, jam masuk, jam keluar serta keterangan identitas kendaraan yang di peroleh dari pengemudi. Dari inputan yang telah dilakukan akan diproses dan dikeluarkan dalam bentuk laporan kepada pengelola perusahaan. Adapun diagram konteks yang telah penulis rancang adalah sebagai berikut:

 (Keterangan = Gambar DATA KONTEKS sistem usulan anda)

B.       Perancangan Data Flow Diagram (DFD)
Penggambaran system DFD level-0 merupakan penjabaran dari diagram konteks, hanya pada level ini sudah menjurus kepada suatu proses dan merupakan gabungan secara keseluruhan yang melibatkan semua kesatuan luar secara lengkap. Pada proses level-0 terdiri dari beberapa proses yaitu pemrosesan data kendaraan masuk, data kendaraan keluar beserta perhitungannya, dan data pembuatan laporan. Pada level-0, proses-proses di atas dikelompokkan menjadi 3. Ke-tiga proses di atas dapat digambarkan sebagai berikut:

(Keterangan = Gambar DFD sistem usulan anda)  

C.      Perancangan Flow Chart Sistem
Alat bantu dalam analisis sistem dapat menggunakan flowchart. Flowchart menggambarkan tahapan proses suatu sistem. Berikut ini adalah gambar flowchart yang diusulkan dalam sistem baru :

(Keterangan = Gambar Flowchart sistem usulan anda)

3.2        Input dan Output
1.      Rancangan Masukan
Rancangan masukan bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pemakai dalam berinteraksi dengan sistem yang telah dibuat. Rancangan ini sangat penting dalam sistem pengolahan data, adapun input data yang dimasukkan kedalam sistem harus dipersiapkan dengan baik agar output yang dihasilkan sesuai dengan yang diharapkan.
Untuk memudahkan user dalam menggunakan sistem pengolahan data parkir kendaraan diperlukan adanya fasilitas penambah data, menyimpan data dan manipulasi data lainnya yang diaplikasikan dalam bentuk form. Adapun rancangan masukan yang dibuat untuk sistem informasi perparkiran adalah sebagai berikut :
·         Rancangan masukan user login pengguna berfungsi untuk input username dan password masing-masing pengguna yang mempunyai hak akses.
·         Rancangan masukan pengguna berfungsi untuk memproses dan merekam data pengguna ke dalam tabel pengguna.
·         Rancangan masukan biaya parkir berfungsi untuk memproses dan merekam data biaya parkir yang ditentukan admin ke dalam tabel biaya parkir.
·         Rancangan masukan jumlah tempat parkir berfungsi untuk memproses dan merekam masukan jumlah tempat parkir yang ditentukan admin ke dalam tabel jumlah parkir.
·         Rancangan masukan parkir masuk dan keluar berfungsi untuk memproses data parkir masuk dan parkir keluar dan ditentukan ke dalam tabel parkir.
·         Rancangan masukan filter laporan parkir per tanggal berfungsi untuk memfilter laporan parkir per tanggal sesuai dengan tanggal, jam masuk kendaraan, dan operator yang diinginkan.
·         Rancangan masukan filter laporan per bulan berfungsi untuk memfilter laporan parkir per bulan sesuai dengan bulan, jam masuk dan operator yang diinginkan.
·         Rancangan masukan filter laporan penerimaan per tanggal berfungsi untuk memfilter laporan penerimaan parkir yang masuk sesuai dengan tanggal.
·         Racangan masukan filter laporan penerimaan per bulan berfungsi untuk memfilter laporan penerimaan parkir masuk sesuai dengan bulan.
·         Rancangan masukan filter laporan daftar sisa kendaraan berfungsi untuk memilih tanggal laporan daftar sisa kendaraan yang masih ada dalam gedung.

2.      Rancangan keluaran
Rancangan keluaran pada dasarnya tergantung pada kebutuhan pada kebutuhan sistem dalam menangani laporan secara periodik. Laporan dihasilkan atau dicetak berdasarkan pada data yang diinput ke dalam database. Racangan output disesuaikan dengan kebutuhan untuk melakukan pengolahan data dan hasil laporan disesuaikan dengan kebutuhan informasi yang diperlukan. Rancangan keluaran sistem informasi perparkiran adalah sebagai berikut :
·         Rancangan laporan parkir per tanggal akan digunakan untuk menampilkan dan mencetak informasi parkir tanggal masuk kendaraan.
·         Rancangan laporan parkir per bulan akan digunakan untuk menampilkan dan mencetak informasi parkir menurut bulan dan jam masuk kendaraan.
·         Rancangan laporan penerimaan parkir per tanggal digunakan untuk menampilkan dan mencetak penerimaan parkir masuk per tanggal.
·         Rancangan laporan penerimaan parkir per bulan digunakan untuk menampilkan dan mencetak penerimaan dari parkir masuk per bulan.
·         Rancangan laporan daftar sisa kendaraan digunakan untuk menampilkan daftar kendaraan yang masih tersisa di areal parkir, nomor plat polisi kendaraan, jam masuk kendaraan ke areal parkir dan operator yang bertugas saat kendaraan masuk.
·         Rancangan slip bukti parkir masuk yang digunakan untuk menampilkan dan mencetak nomor plat kendaraan, jam masuk kendaraan ke areal parkir, operator masuk serta keterangan mengenai kendaraan yang bersangkutan.

3.3        Fitur Utama
Sistem informasi perparkiran terdiri dari beberapa menu yakni :
1.    Menu Master, terdiri dari sub menu setting operator, setting biaya parkir, setting jumlah tempat parkir dan keluar.
2.    Menu Transaksi, terdiri dari sub menu parkir masuk dan parkir keluar.
3.    Menu Back Office, terdiri dari sub menu back up database dan restore database.
4.    Menu Laporan, terdiri dari sub menu laporan parkir per tanggal, laporan parkir per bulan, laporan penerimaan per tanggal, laporan penerimaan per bulan, laporan daftar sisa kendaraan.
5.    Menu About
6.    Menu Exit

Keunggulan dari sistem informasi ini adalah merupakan aplikasi desktop yang berbasis database client-server. Artinya database yang terhubung pada sistem ini menggunakan MySQL yang termasuk dalam database client-server yang mudah. Aplikasi ini praktis digunakan dan mudah dijalankan oleh semua user. Keunggulan software ini juga mempunyai hak akses user yang meliputi administrator dan operator sehingga keamanan sistem ini tetap terjaga. Pada menu back office terdapat sub menu backup dan restore database, yang sangat berguna sekali untuk membackup data setelah transaksi harian dan merestore data yang dibutuhkan sesuai dengan kebutuhan user.

Rabu, 20 Maret 2013

THE SEVEN SUMMIT INDONESIA


7 puncak tertinggi di Indonesia atau The Seven Summits of Indonesia adalah tujuh puncak gunung paling tinggi di Indonesia. Konsepnya mirip dengan Seven Summits yang merupakan tujuh puncak gunung tertinggi di tujuh benua di dunia.
Bedanya, ke-7 gunung ini ada di Indonesia dan merupakan puncak-puncak paling tinggi di 7 pulau dan kepulauan utama Indonesia. Tujuh pulau atau kepulauan utama tersebut adalah Papua, Kalimantan, Jawa, Sumatera, Sulawesi, kepulauan Maluku, dan kepulauan Nusa Tenggara (Bali dan Nusa Tenggara).
Langsung saja inilah The Seven Summits of Indonesia atau Tujuh Puncak Tertinggi di Indonesia.
Cartenzs Pyramid
  • Cartenzs Pyramid Pegunungan Sudirman; Puncak tertinggi di Pulau Papua
Puncak gunung tertinggi di pulau Papua adalah Cartenzs Pyramid dengan ketinggian 4.884 m dpl. Puncak Carstenzs yang biasa disebut juga Puncak Jaya merupakan bagian dari Pegunungan Maoke (Barisan Sudirman) yang terdapat di provinsi Papua. Letaknya berada di kordinat 04º 03′ 48″ LS 137º 11′ 09″ BT, Puncak Jaya merupakan puncak tertinggi di Indonesia dan juga masuk kedalam salah satu Seven Summit di tujuh benua dunia versi Reinhold Messne. Rute pendakian termudah bisa melalui Ilaga (jalur utara) atau Singa dan Tembagapura (jalur selatan).Gunung Binaiya
  • Gunung Binaiya; Puncak tertinggi di Kepulauan Maluku
Puncak gunung tertinggi di kepulauan Maluku adalah puncak Gunung Binaiya (Binaia) dengan ketinggian 3.027 m dpl. Dan. Gunung tidak berapi ini terletak di pulau Seram dalam wilayah Kabupaten Maluku Tengah, Maluku. Tepatnya pada koordinat 3° 10′ LS dan 129° 28′ BT. Rute pendakian kepuncaknya bisa dimulai dari desa Kanike.Puncak Rantemario
  • Puncak Rantemario Gunung Latimojong; Puncak tertinggi di Pulau Sulawesi
Puncak gunung tertinggi di pulau Sulawesi dipegang oleh gunung Latimojong dengan puncak tertingginya bernama Rante Mario memiliki ketinggian 3.478 m dpl. Pegunungan Latimojong yang merupakan gunung tidak berapi ini berada di kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan, pada koordinat 3° 22′ 54″ LS 120° 1′ 43″ BT. Rute pendakiannya bisa dimulai dari desa Karangan. Sumber lain menyatakan puncak tertinggi adalah Rantekombola yang berada berdekatan dengan Rantemario.Gunung Bukit Raya
  • Gunung Bukit Raya; Puncak tertinggi di Pulau Kalimantan
Puncak gunung tertinggi di Kalimantan sebenarnya adalah gunung Kinabalu namun gunung tersebut berada di wilayah Malaysia. Sedang puncak tertinggi dalam “The Seven Summits of Indonesia” dari kalimantan adalah Gunung Bukit Raya dengan ketinggian 2.278 m dpl. Gunung tidak berapi yang merupakan bagian dari Muller Schwaner ini terletak di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah pada koordinat 112º 07′ BT dan 00º 24′ LS. Rute pendakian bisa dimulai dari Nanga Popai, Kalimantan Barat.Gunung Rinjani
  • Gunung Rinjani; Puncak tertinggi di Kepulauan Nusa Tenggara dan Bali
Puncak tertinggi di Bali dan Nusa Tenggara adalah Gunung Rinjani dengan ketinggian 3.726 m dari permukaan laut. Gunung berapi ini berada di pulau Lombok propinsi Nusa Tenggara Barat pada koordinat 8° 25′ LS 116° 28′ BT. Rute pendakian bisa dimulai dari desa Sembalunlawang.Puncak Mahamer Gunung Rinjani
  • Puncak Mahameru Gunung Semeru; Puncak tertinggi di Pulau Jawa
Puncak tertinggi di pulau Jawa adalah Puncak Mahameru yang merupakan puncak dari Gunung Semeru dengan ketinggian 3.676 m dpl. Gunung ini berada di propinsi Jawa Timur di antara wilayah Kabupaten Malang dan Lumajang, dengan posisi geografis antara 8° 6′ 28″ LS, 112° 55′ 12″ BT. Rute pendakian gunung dapat dimulai dari Desa Ranupane.Gunung Kerinci
  • Puncak Indrapura Gunung Kerinci; Puncak tertinggi di Pulau Sumatera
Puncak Gunung tertinggi di pulau Sumatera adalah Puncak Indrapura di Gunung Kerinci dengan ketinggian 3.800 m dpl. Gunung berapi ini Berada di perbatasan propinsi Sumatera Barat dan Jambi pada lintang 10°45,50′ LS dan 1010°160′ BT. Gunung ini bisa didaki dari rute di desa Kersik Tuo.
Nah, siapa kira-kira di antara sobat Imam yang sudah atau sedang berencana menaklukan tujuh puncak tertinggi di Indonesia tersebut?.

Sabtu, 09 Februari 2013

Alasanku Mendaki Gunung

Mendaki gunung, aku menyukainya selama ini dan sejauh ini. Bagiku, mendaki gunung adalah sebuah perpaduan antara olahraga dan kegiatan rekreasi dalam menghadapi tantangan dan bahaya yang terdapat pada lereng dan jurang kelamnya dan setelahnya aku bisa menikmati indahnya alam ciptaan Tuhan dari sebuah ketinggian setelah harus bersusah dahulu menuju puncaknya.

www.belantaraindonesia.org

Dan inilah alasanku mendaki gunung, semoga tidak jauh dengan alasan kalian semua.

Mendaki gunung adalah menyelesaikan tantangan dan mengukur kemampuan individu dalam skala yang berbeda. Orang yang mencintai petualangan, olahraga ini akan memberikan rasa antusias dan pemenuhan rasa menaklukkan dunia pada saat tiba di puncaknya. Menyaksikan pemandangan yang indah biasanya adalah hasil dari semuanya.

Mendaki gunung adalah kegiatan fisik yang sangat baik untuk kesehatan. Ini merupakan bentuk latihan di mana ketika kita menikmati tantangan juga harus mengeluarkan energi yang besar pada saat yang sama. Efek dari olahraga juga akan meningkatkan kekuatan tubuh dan daya tahan.

Mendaki gunung menawarkan eksplorasi keindahan alam. Sebagian besar pecinta kegiatan ini menemukan rasa cinta kepada alam bebas melalui kegiatan ini, Kegiatan ini juga membawa mereka lebih dekat kepada kebebasa dan kehidupan liar. Selain itu, perjalanan ke puncak gunung akan menyajikan keindahan alam yang begitu sempurna

Mendaki gunung mengembangkan beberapa keterampilan dan melatih kita melakukan persiapan menghadapi masalah, memberikan kewaspadaan, kesabaran, kepercayaan diri, dan kerja kelompok. Dalam hal ini kegiatan mendaki gunung dapat dilihat sebagai refleksi dari kehidupan nyata di mana kita harus bekerja keras untuk mencapai tujuan kita. Menekankan disiplin begitu penting sebagai nilai tambah di setiap pendakian.

Mendaki gunung juga merupakan kegiatan untuk membangun persahabatan antara sesama pendaki dan petualang. Pendakian yang menyenangkan adalah sebuah petualangan yang menyenangkan dalam berbagi dan mengikat rasa persahabatan. Kepekaan kebutuhan dalam sebuah kelompok ada akhirnya membentuk sebuah ikatan yang kuat.

Mendaki gunung merupakan bentuk relaksasi. Meskipun kegiatan ini menuntut fisik yang kuat namun akan menjauhkan kita dari rasa bosan terhadap rutinitas kegiatan setiap hari. Lingkungan yang indah dapat menghilangkan stres dari besarnya tanggung jawab pekerjaan sehari - hari dan rutinitas harian. Mendaki gunung biasanya dipakai sebagai alat keluar dari keramaian dan hiruk pikuk kehidupan kota.

Membuat laporan dengan koneksi Visual basic, Crystal Report dan SQL Server

Untuk koneksi ke SQL server menggunakan visual basic dan crystal report ada banyak cara. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan ODBC. Berikut ini merupakan langkah-langkah untuk membuat koneksi tersebut.

Sediakan database SQL Server (sudah pasti), contohnya database dbmahasiswa, dengan tabelnya tbmahasiswa. Jangan lupa untuk menambahkan user owner dari database ini, kita anggap ownernya adalah user sa dengan password as, setelah itu siap, berarti kita harus mempersiapkan koneksi ODBC nya dengan menggunakan control panel. Gunakan perintah Start > Control Panel > Administrative Tools > Data Sources (ODBC).

Ini akan memunculkan jendela ODBC Data Source Administrator. Klik tombol Add untuk menambahkan data source baru, sehingga muncullah jendela Create New Data Source , gulung layar kebawah untuk memilih SQL Server dari daftar driver yang disediakan. kemudian klik finish, setelah itu akan muncul jendela Create a New Data Source to SQL Server. Isikan nama datasource pada isian Name, contoh nya dsnMhs, sedangkan isian Server diisi sesuai dengan server yang terinstall pada komputer/ jaringan, kemudian klik tombol Next.

Pada layar berikutnya, aktifkan option With SQL Server Authentication .., sehingga login id dan passwordnya menjadi aktif, isikan login id=sa dan password=as sesuai dengan user yang terdapat pada database (pada contoh diatas menggunakan user tersebut). Kemudian klik next, dan klik checklist Change default database to menjadi dbmahasiswa, kemudian klik next, dan finish. Jangan lupa mengklik test data source untuk mengecek setingan kita sudah benar atau belum. Kemudian klik Ok, sehingga kembali ke layar yang pertama, namun sekarang sudah ada datasource baru dengan nama dsnMhs yang kita buat sebentar ini.

Langkah selanjutnya adalah membuat laporan, buka Crystal Report Designer, pilih New Report > Standard > SQL / ODBC. Kemudian dari list yang muncul pilih ODBC - dsnMhs, kemudian klik ok, sehingga muncul prompt password, ketikkan login id sa, password as (atau sesuai dengan setingan yang anda buat). Setelah itu akan muncul tabel-tabel yang dimiliki database dbmahasiswa, pilih tbmahasiswa dengan mengklik add, kemudian klik done, tambahkan field-field yang diinginkan dan klik preview report. Kemudian set report sesuai dengan kebutuhan tampilan si pengguna. Simpan report dengan nama report1.rpt.

Langkah terakhir adalah membuat program visual basicnya, buka sebuah Visual Basic Enterprise Edition, kemudian tambahkan control Crystal Report dengan menggunakan menu project > components atau CTRL + T, checklist Crystal Report Control. Masukkan crystal report control kedalam form1, kemudian tambahkan sebuah command button, dengan caption "tampil" dan nama "cmdTampil".